Film The Medium, Kisah Berawal dari Mencari Solusi kepada Dukun

Hiburan —Kamis, 4 Nov 2021 13:04
    Bagikan  
Film The Medium, Kisah Berawal dari Mencari Solusi kepada Dukun
Film The Medium, Kisah Berawal dari Mencari Solusi ke Dukun/ tangkapan layar

MATAJOGJA

Di Negara Gajah Putih, Thailand, sama halnya dengan di Indonesia yang masih mempercayai hal  berbau mistis. Film ini mengambil tema dokumenter. Dalam film ini mengisahkan tentang keseharian seseorang bernama Nim di desa kecil di Thailand. Nim dipercaya masyarakat setempat sebagai dukun yang mengubungkan masyarakat dengan Dewa Ba Yan, Dewa yang melindungi penduduk setempat.

Penduduk desa terpencil itu masih mempercayai dukun untuk segala sesuatu yang mereka alami. Mereka percaya bahwa semua yang ada di alam ini adalah pemberian Dewa-Dewi, termasuk segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan.

Menurut kepercayaan mereka, semua bisa terselesaikan jika menceritakan dan mencai solusi ke dukun. Dukun juga bukan sembarang orang karena dukun adalah orang terpilih yang langsung dipilih oleh Dewa yang akan merasukinya. Seseorang yang dipilih oleh Dewa tidak boleh menolak untuk menjadi dukun. Orang yang tidak percaya dukun dan menolak menjadi dukun, dipercaya akan mendatangkan kemalangan untuk dirinya dan orang sekitarnya.

Dewa Ba Yan yang diceritakan ini hanya akan memilih seorang perempuan untuk ia rasuki dan menjadi dukun. Keluarga Nim adalah keluarga yang kemudian dipilih oleh Dewa Ba Yan. Mulai dari Nenek sampai dengan Nim.

Awal kisah ini dimulai dari Nim yang menceritakan apa itu dukun, bagaimaa tugasnya. Kemudian menceritakan bagaimana ia bisa terpilih menjadi dukun sebagai perantara dari Dewa Ba Yan. Terungkap bahwa seharusnya yang menjadi dukun adalah kakak dari Nim, tetap sang kakak menolak untuk menjadi dukun. Kemudian Dewa Ba Yan memilih Nim untuk menjadi medianya.

Menjadi seorang media dari sang Dewa bukan hal yang mudah. Pasalnya, Nim harus mengalami beberapa perubahan drastis dalam hidupnya. Mulai dari stres hingga percobaan bunuh diri yang Nim alami. Ia juga harus merasakan menstruasi selama 1 bulan penuh dengan rasa sakit yang luar biasa.

Selanjutnya film menceritakan bagaimana keseharian Nim. Kesehariannya berjalan dengan normal seperti biasa sampai saat suami dari sang Kakak meninggal, dan Nim menghadiri pemakamannya.

Kejanggalan mulai terlihat saat Nim melihat keponakannya Min sebelum ia tidur. Min melihat lurus ke depan dengan pandangan kosong, saat Nim mengikuti arah pandang Min, ia melihat seorang Nenek berdiri tanpa suara. Merasa aneh, akhirnya Nim memanggil nama Nim berkali-kali, namun tidak mendapatkan respon dari yang dipanggil.

Baca juga: Puncak Songgo Langit, Destinasi Wisata dengan Konsep Seperti di Negeri Dongeng

Baca juga: Ole Gunnar Solskjaer Belum Mampu Membentuk Identitas MU yang Khas

Sampai Nenek yang ia lihat pergi, Min akhirnya tertidur. Nim tidak menghiraukan itu. Namun keesokan harinya, Nenek yang ia lihat semalam ternyata meninggal dunia. Nim mulai curiga terhadap apa yang terjadi pada Min.

Setelah pemakaman Ayahnya, perilaku Min semakin aneh dan tidak wajar. Min sering berbiraca sendiri seperti berbicara dengan makhluk tak kasat mata. Min juga diberhentikan dari tempatnya bekerja karena kejadian tidak senonoh yang ia lakukan di kantor. Kemudian ia mendapatkan menstruasi yang tidak wajar. Min juga tau apa yang terjadi pada dirinya adalah apa yang Nim rasakan dahulu saat Dewa Ba Yan merasukinya.

Perilaku aneh Min akhirnya diketahui oleh Ibunya, kakak dari Nim. Mereka berpikir bahwa Min akhirnya akan menjadi penerus Nim yang diberkati oleh Dewa Ba Yan menjadi mediumnya. Namun ternyata apa yang merasuki Min bukan lah Dewa Ba Yan.

Suatu hari, keluarga Min menemukan Min tidak sadarkan diri di kamar mandi dengan keadaan mengenaskan setelah melakukan percobaan bunuh diri. Setelah kejadian itu, perilaku Min semakin tidak wajar. Nim sudah menemukan fakta bahwa yang merasuki Min tidak hanya satu orang. Ada arwah makhluk manusia, hewan juga tanaman yang mengimpan dendam kemudian merasuki tubuh Min.

Film semakin menegangkan setelah tim kameramen memasang cctv disetiap sudut ruangan rumah keluarga Min. Terungkap kemudian apa saja yang terjadi setiap malam pada Min. Yang kemudian akhirnya Min dikurung dalam kamarnya dengan kunci dari luar agar tidak membahayakan orang sekitar.

Pada akhirnya semua perjuangan Nim berhenti ketika nafas terakhirnya berhembus dalam rumahnya setelah melakukan banyak sekali percobaan untuk mengetahui cara menyelamatkan Min dari roh jahat yang merasukinya.

Film ini terbilang cukup menarik dan menegangkan dengan banyaknya kejutan di setiap ceritanya. Bagaimana film ini mengemas secara dokumenter membuat kejadian yang dialami pemainnya terlihat lebih nyata. Namun beberapa adegan film yang tidak masuk akal tetap ada. Bagaimana sang tim kameramen masih sempat merekam apa yang terjadi dalam keadaan yang tidak wajar.

Secara garis besar film ini menarik untuk ditonton. Cukup seram karena pemain The Medium ini sangat piawai dalam bermain peran dan memerankan karakter mereka, sehingga kita terbawa ke dalam suasana menegangkan di film tersebut./Reg.

Baca juga: Film Thailand Alone, Kisah Seorang Gadis yang Diteror Oleh Kembarannya

Baca juga: Manfaat Dari Berjemur Dipagi Hari

Baca juga: Ternyata Air Hujan Memiliki Manfaat Untuk Tanaman

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Kembang Tahu Kuah Jahe yang Hangat dan Menyehatkan

Editor: Laila
    Bagikan  

Berita Terkait